KEGURUAN

PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI (SERTIFIKASI) GURU 2013

Sebagian besar guru Indonesia masih menunggu dan berharap agar pembayaran Tunjangan Profesi (sertifikasi 2013) dapat dibayarkan secepatnya. Namun berita tentang pembayaran itu oleh guru, hanya disandarkan pada informasi dari UPTD Pendidikan atau Dinas Pendidikan setempat.

Banyak guru Indonesia yang belum memahami sistem informasi On Line yang berkaitan dengan topik di atas. Alhasil, bagi guru yang mengabdi di wilayah hinterland, mereka akan sangat tidak tahu kepastiannya.

Dalam upaya membantu menyampaikan informasi tunjangan ini kepada guru, berikut kami sampaikan cara melihat on line pembayaran tunjangan tersebut.
1. Cari dan masuklah pada situs P2TK Pendidikan Dasar  sampai terlihat tampilan seperti gambar dibawah ini.

2. Lihat kotak di samping kiri seperti ini.
 
3. Masukkan NUPTK Anda, dan passwordnya, yaitu tahun, bulan dan tanggal lahir Anda.

Harap dimaklumi, bahwa apabila Laman ini tidak dapat diakses disebabkan karena server terlalu sibuk melayani pengunjung lainnya. Cobalah di waktu lengang, seperti subuh atau tengah malam.



PEMUKTAHIRAN NUPTK 3 JUNI 2013

Kementerian Pendidikan Nasional dalam situs resminya www.kemdikbud.go.id hari ini (20/5) mengumumkan tentang Verval (pemuktahiran data) NUPTK bagi seluruh pemilik NUPTK di seluruh wilayah Indonesia.

Pada laman di atas, dituliskan pengumuman besar tentang informasi di atas. Bagi Anda yang memiliki NUPTK, Anda dapat mengaksesnya dengan memasukkan kode NUPTK Anda, daerah/kota tempat Anda bertugas, lalu klik cari.

berikut contohnya!





Setelah nama Anda dapat terlihat, lalu jawablah dua pertanyaan berikutnya yang tampil di layar Anda.
1. Apakah Anda seorang Pengawas?   Ya     Tidak
2. Apakah Anda masih aktif bertugas di....?    Ya      Tidak

Setelah menjawab pertanyaan di atas, Anda akan diminta untuk mengunduh Formulir yang ditampilkan. Klik unduh.    

Model Pembelajaran Coorporative Script



METODE COORPORATIVE SCRIPT
Metode Cooperative Script ini berasal dari kata ’’Methodos’’,’’Cooperative’’dan ’’Script’’ yang memiliki arti masing-masing yang diantarannya: Metode-Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metodemenyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Ada juga pengertian tentang, Metode yaitu;Cara kerja yang sistematis untuk mencapai suatu maksud tujuan. Cara yang teratur dalam menjelaskan suatu fenomena dengan menggunakan landasan teori.Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.Ada juga yang mengartikan metode yaitu: Cara yang telah di atur dan berfikir baik-baik untuk mencapai tujuan.Cooperative Script Cooperative berasal dari kata Cooperate yang artinya bekerja sama,bantuan-membantu, gotong royong. Sedangkan kata dari Cooperation yangmemiliki arti kerja sama, koperasi persekutuan. Script ini berasal dari kataScript yang memiliki arti uang kertas darurat, surat saham sementara dan surat andil sementara.. Jadi pengertian dari Cooperative skripsi adalah naskah tulisan tangan, surat saham sementara. Jadi pengertian dari Cooperative adalah Strategi belajar dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang memiliki kemampuan yang berbeda.


 Sejumlah studi tentang cooperative script ini telah konsisten menemukan bahwa siswa yang belajar dengan cara ini dapat belajar dan mengendapkan materi lebih banyak daripada siswa yang membuat ringkasannya sendiri atau mereka yang hanya sekedar membaca materi pelajaran itu. Ada suatu hal yang menarik, siswa mendapatkan peningkatan hasil belajar dari aktivitas ini, peningkatan yang lebih besar diperoleh untuk bagian materi saat siswa mengajarkan bagian materi itu kepada pasangannya daripada materi saat siswa berperan sebagai pendengar (Spurlin, dkk dalam Nur & Wikandari, 2004). Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai ilmu yang terus berkembang tidak hanya dibutuhkan keterampilan dalam memahami tetapi juga perlu adanya proses berpikir dari siswa. Salah satu indikator keberhasilan suatu pembelajaran adalah adanya peningkatan dalam proses berpikir siswa yang biasanya dikenal dengan istilah berpikir kritis.

Langkah-langkah metode belajar Cooperative Script adalah sebagai berikut:
  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan.
  2. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
  4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
  5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
  6. Kesimpulan guru.
  7. Penutup.
Kelebihan:
  • Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
  • Setiap siswa mendapat peran.
  • Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.
Kekurangan:
  • Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu
  • Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

 Demikian penjelasan singkat mengenai model belajar Coorporative Script. Semoga ada manfaatnya.


7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

Dibuat Format Evaluasi Baru Setelah UN Dihapus

Dibuat Format Evaluasi Baru Setelah UN Dihapus

Anggaran Telat Cair Kurikulum 2013 Bisa Mundur

Anggaran Telat Cair Kurikulum 2013 Bisa Mundur

KETERAMPILAN SISWA ABAD 21



1.1 Melek  Keterampilan Dasar
Keterampilan individu dalam menggunakan komputer yang memenuhi kecukupan minimal penguasaan menggunakan komputer untuk dapat belajar dan berkarya.
1.2 Melek informasi
  • Siswa dapat mengakses informasi secara efektif dan efisien.
  • Siswa dapat mengevaluasi informasi secara kritis dan berkompeten
  • Siswa dapat menggunakan informasi dengan tepat dan kreatif
1.3 Melek Teknologi
  • Menguasi konsep dasar dan menerapkannya
  • Terampil menerapkan nilai sosial, etika, dan isu kemanusiaan.
  • Menerapkan perangkat teknologi pendukung berproduksi
  • Perangkat teknologi pendukung penelitian
  • Menggunakan teknologi dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
1.4 Melek Keterampilan Abad 21
Melek Digital

    • Keterampilan dasar ilmiah, ekonomi, dan pengembangan teknologi
    • Melek multikultural dan kesadaran global.
    • Melek visual
Terampil berpikir untuk menemukan hal baru

    • Adaptif terhadap tatakelola yang kompleks
    • Mengarahkan diri sendiri
    • Mengembangkan rasa ingin tahu, kreatif, dan berani mengambil resiko.
    • Berpikir level tinggi dan mampu berargumen
Efektif Komunikasi

    • Bekerja dalam Tim, berkolaborasi, dan keterampilan interpersonal
    • Personal, sosial, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
    • Berkomunikasi interaktif
Produktivitas Tinggi Mampu menentukan prioritas, menyusun perencanaan dan manajemen produk Efektif menggunakan perangkat secara nyata dalam kehidupan sehari-hari



MUSYAWARAH RANTING LUAR BIASA

Kwartir Ranting Meral Barat mengadakan Musran Luar Biasa hari ini (18 Mei 2013). Musran ini merupakan Musran perdana pasca dibentuknya ranting Meral Barat, yang sebelumnya merupakan bagian dari Ranting Meral dan Ranting Tebing. Dalam Musran Luar Biasa ini, ketua terpilih merupakan Kamabigus SD Negeri 011 Jelutung, yitu Bapak Ishak, M.M.Pd. Beliau yang baru 3 minggu menduduki kursi Kepala Sekolah langsung didaulat oleh Panitia Musran 2013.

PRAMUKA

PRAMUKA
Musyawarah Ranting luar biasa

Arsip Blog